Bali selalu punya daya tarik yang tak ada habisnya. Entah ini kunjungan pertama atau yang kesepuluh kalinya, Pulau Dewata selalu menawarkan sudut baru untuk dijelajahi. Namun, agar liburan Anda tetap nyaman dan sesuai anggaran, diperlukan perencanaan yang matang.
Berikut adalah 5 tips esensial agar pengalaman wisata Anda ke Bali semakin maksimal:
1. Pilih Waktu Kunjungan yang Tepat
Bali memiliki dua musim: kemarau dan hujan. Selain cuaca, Anda juga perlu mempertimbangkan "musim kunjungan".
Musim Terbaik: Mei, Juni, dan September adalah waktu ideal karena cuaca cerah namun tidak sepadat saat libur Lebaran atau akhir tahun.
Tips Hemat: Jika ingin harga hotel lebih murah, hindari high season (Juli-Agustus) dan peak season (Desember-Januari).
2. Gunakan Transportasi yang Sesuai
Transportasi umum di Bali belum menjangkau seluruh area wisata. Anda punya dua pilihan populer:
Sewa Motor: Cocok untuk solo traveler atau pasangan yang ingin menembus kemacetan di area seperti Canggu atau Seminyak.
Sewa Mobil dengan Driver: Sangat disarankan jika Anda pergi bersama keluarga atau ingin mengunjungi tempat jauh (seperti Bedugul atau Uluwatu). Selain lebih adem, driver lokal biasanya merangkap sebagai pemandu yang tahu rute tercepat.
3. Eksplorasi Luar Area Selatan
Jangan hanya terpaku pada Kuta, Seminyak, atau Canggu. Bali memiliki keragaman lanskap yang luar biasa:
Ubud: Untuk suasana pedesaan, sawah terasering, dan ketenangan jiwa.
Bali Utara (Lovina): Untuk melihat lumba-lumba di habitat aslinya.
Bali Timur (Amed & Sidemen): Untuk keindahan bawah laut dan pemandangan Gunung Agung yang megah.
4. Hormati Adat dan Budaya Lokal
Bali adalah pulau yang kental dengan tradisi. Menghormati budaya setempat akan membuat perjalanan Anda lebih berkesan:
Pakaian Sopan: Selalu gunakan kain (sarung) dan selendang saat memasuki area pura.
Langkah Kaki: Perhatikan langkah Anda agar tidak menginjak Canang Sari (sesajen) yang diletakkan di jalan.
Upacara Adat: Jika ada iring-iringan upacara di jalan, bersabarlah dan jangan membunyikan klakson secara berlebihan.
5. Siapkan Uang Tunai Secukupnya
Meski banyak kafe dan hotel di area populer sudah menerima kartu kredit atau QRIS, Anda tetap butuh uang tunai (Cash) untuk:
Membayar tiket masuk objek wisata kecil.
Belanja di pasar seni tradisional.
Parkir kendaraan.
Membeli jajanan lokal di warung pinggir jalan.